Saturday, November 29, 2014

Latihan UAS Biologi: Kasus Metode Ilmiah

Latihan UAS Biologi: Kasus Metode Ilmiah
Dibuat oleh: Timothy H

Susunlah metode ilmiah berdasarkan kasus – kasus di bawah ini!

1)  Seorang peneliti ingin menguji obat bernama chloroquine yang diduga bisa menyembuhkan malaria. Ia ingin mengetahui cara kerja obat tersebut. Ia menyiapkan 4 petri dish dan melihat kembali isi dari masing-masing petri dish setelah beberapa hari:

Label
Keterangan
Eritrosit yang lisis
Ada kristal?
Plasmodium mati?
A
Eritrosit
0%
-
-
B
Eritrosit dengan chloroquine
0%
-
-
C
Eritrosit dengan Plasmodium
90%
Ada
10%
D
Eritrosit dengan Plasmodim dan chloroquine
10%
-
90%

Kristal yang terdapat dalam petri dish C diteliti lebih lanjut.
Hasil analisis kristal:
-          Terdiri dari heme (senyawa yang terdapat dalam hemoglobin)
-          Dihasilkan oleh Plasmodium
-          Tidak berpengaruh terhadap eritrosit ataupun Plasmodium

Sang peneliti menguji efek heme terhadap Plasmodium, dan menemukan bahwa heme beracun bagi Plasmodium.


2)   Sebuah antiviral yang bernama oseltamivir yang diduga bisa membantu melawan infeksi virus influenza sedang diteliti. Kultur sel dari saluran pernapasan manusia dibiakkan dalam sebuah petri dish dan dimasukkan dengan virus influenza dan oseltamivir.

Setelah beberapa hari, sel – sel tersebut diteliti. Ternyata, hanya 12 % dari sel – sel         tersebut yang mengalami lisis. Sisanya mengandung virus yang sudah dirakit, tetapi tidak mengalami lisis.  Enzim neuraminidase (yang berfungsi untuk menghancurkan membran sel inang agar virus dapat keluar dari sel) dalam sel - sel tersebut tidak aktif karena berikatan dengan oseltamivir.

*Dalam kesimpulan, tuliskan tahap dari siklus replikasi virus yang ditargetkan oleh oseltamivir!

3)   Bakteri Streptococcus pneumoniae memiliki 2 strain, yaitu rough (R) dan smooth (S). Strain R menyebebabkan pneumonia yang dapat menyebabkan kematian. Strain S menimbulkan pneumonia yang sangat ringan. Sebelumnya, telah diketahui bahwa pemanasan membunuh bakteri ini, tetapi tidak merusak materi genetiknya. 4 sampel disuntikkan ke dalam 4 tikus, dengan keterangan sebagai berikut:

Sampel
Keadaan tikus setelah beberapa hari
Strain R
Mati
Strain S
Sehat
Strain R yang dipanaskan
Sehat
Strain S + Strain R yang dipanaskan
Mati


* Tentukan bentuk dari reproduksi paraseksual bakteri (konjugasi, transformasi, atau transduksi) yang dibuktikan eksperimen ini dalam kesimpulan.

No comments:

Post a Comment