Biologi: Ilmu Biologi
Dibuat oleh: Timothy
H
Tentukan apakah pernyataan di
bawah ini benar atau salah!
1)
Hipotesis
berupa kalimat pertanyaan.
2)
Rumusan
masalah didasarkan hasil percobaan.
3)
Kesimpulan
dibuat berdasarkan analisis hasil data eksperimen.
4)
Agar
permasalahan yang ingin diungkapkan jelas, tahap yang dilakukan adalah
eksperimen.
5)
Variabel
kontrol adalah perlakuan yang dibuat sama agar variabel terikat merupakan hasil
yang murni dari variable bebas.
6)
Berikut
adalah famili virus dan pengelompokannya berdasarkan materi genetik:
Virus DNA:
Adenoviridae
Papovaviridae
Herpesviridae
Poxviridae
Hepadnaviridae
Anelloviridae
Virus RNA:
Togaviridae
Flaviviridae
Orthomyxoviridae
Paramyxoviridae
Virus
influenza termasuk dalam famili Orthomyxoviridae. Seorang peneliti yang ingin
mengetahui zat apa yang dapat menonaktifkan virus influenza mengisolasikan
virus tersebut ke dalam 3 petri dish, masing-masing ditambahkan:
- Deoxyribonuclease
/ DNase (enzim penghancur DNA)
- Ribonuclease
/ RNase (enzim penghancur RNA)
- Penicillin
Tentukan
variabel bebas, terikat, dan kontrol!
BONUS:
Virus di petri dish nomor manakah yang masih aktif setelah penambahan zat-zat
di atas?
7)
Susunlah
metode ilmiah dari contoh kasus berikut! Jangan lupa cantumkan variabel bebas,
terikat, dan kontrol!
Karena
munculnya bakteri yang resisten terhadap antibiotik, seorang peneliti
memutuskan untuk mencari cara baru untuk membunuh bakteri penyebab penyakit
tanpa antibiotik. Ia mengisolasikan virus bakteriofage dan menyiapkan 2 petri
dish yang berisi koloni bakteri Streptococcus
pneumoniae yang resisten terhadap penicillin. Petri dish yang pertama
dimasukkan bakteriofage dan yang kedua dijadikan kontrol. Setelah beberapa
hari, koloni bakteri di petri dish pertama mati, sedangkan koloni di petri dish
kedua tetap hidup.
8)
Susunlah
metode ilmiah dari contoh kasus berikut! Jangan lupa cantumkan variabel bebas,
terikat, dan kontrol!
Setelah
mengetahui eksperimennya berhasil, peneliti yang menemukan bahwa bakteriofage
dapat menjadi alternatif antibiotik ingin mengetes penemuannya. Tujuan utamanya
adalah untuk mengetahui apakah terapi bakteriofage dapat menimbulkan efek
samping. Ia memasukkan bakteri E. Coli
yang tidak bersifat patogenik ke dalam tubuh 100 orang. Kemudian, ia
menyuntikkan bakteriofage ke dalam tubuh 50 orang. 50 orang yang lain dijadikan
kontrol. Setelah 1 minggu, sang peneliti mengambil darah dari 100 orang
tersebut. 2 menit setelah pengambilan darah, luka tusukan jarum 50 orang yang
tidak disuntikkan bakteriofage mengering. Sedangkan, luka tusukan jarum 50
orang lainnya mengering setelah 30 menit.
BONUS:
Apa yang menyebabkan lamanya waktu yang dibutuhkan luka tusukan jarum orang
yang menerima suntikan bakteriofage untuk mengering?
No comments:
Post a Comment